Milan Rugi Rp 1,6 Triliun Sepanjang 2018-19
INILAHCOM, Milan - AC Milan dikabarkan kembali mengalami kerugian cukup besar sepanjang musim 2018-19. Dalam lima tahun terakhir, kerugian Milan sudah melewati angka 400 juta Euro. Apa penyebabnya?
Corrier dello Sport melansir laporan analisa keungan Milan sepanjang musim 2018-19. Dalam laporan tersebut menyebut potensi kerugian I Rossoneri bisa mencapai angka 100 juta Euro ( pada 30 Juni mendatang.
Berpindahnya kepemilikan klub serta dakwaan melanggar aturan Finanacial Fair Play (FFP) diklaim membuat instabilitas internal klub, termasuk kondisi neraca keuangan. Milan kini diambil oleh perusahaan keuangan asal Amerika Serikat, Elliot Management, setelah pemilik sebelumnya Li Yonghong gagal membayar hutang.
Kegagalan Milan tampil di Liga Champions Eropa dalam lima musim terakhir menyebabkan mereka kekurangan pemasukan diluar sponsorship. Jika diakumulasikan, kerugian Il Diavolo Rosso dalam lima tahun terakhir mencapai angak 430 juta Euro (1,6 triliun Rupiah).
Penyebab lainnya adalah belanja pemain jor-joran sampai angka 200 juta Euro pada 2017. Ditambah lagi prestasi Milan yang kerap kesulitan menembus empat besar sejak 2014.
Dilansir Football-Italia, Milan tengah mempertimbangkan bakal melepas sejumlah peman di bursa transfer musim panas ini minimal di angka 30 juta Euro (484 miliar Rupiah) dalam upaya menyeimbangkan neraca keuangan.
Salah satu pemain Milan yang sedang ramai dibicarakan adalah kiper Gianluigi Donnarumma, kiper timnas Italia itu kabarnya jadi incaran Manchester United untuk menggantikan David De Gea yang berpotensi hengkang tengah tahun ini.
Isu yang berkembang menyebut Milan mematok harga 70-100 juta Euro untuk Donnaruma.