Ramos Bantah Sengaja Ingin Dapat Kartu Kuning
INILAHCOM, Amsterdam - Kapten Real Madrid, Sergio Ramos membantah sengaja ingin mendapatkan kartu kuning saat melawan Ajax Amsterdam. Menurut dia, pelanggaran yang dilakukan bukan sebuah kesengajaan.
Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Ajax pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (14/2/2019) dini hari WIB di Johan Cruyff Arena. Dua gol Madrid dicetak Karim Benzema dan Marco Asensio, dan gol balasan Ajax dicetak Hakim Ziyech.
Di laga ini, Ramos mendapat kartu kuning yang membuatnya dipastikan absen di leg kedua di Santiago Bernabeu tiga pekan mendatang. Usai laga dalam sebuah wawancara, Ramos mengatakan sengaja mendapatkan kartu kuning.
Dengan kartu kuning tersebut, Ramos dipastikan terbebas dari sanksi andai Madrid lolos ke perempatfinal, karena kartu kuningnya sudah diputihkan kembali. Memasuki babak-babak krusial, tentu akumulasi kartu bisa sangat merugikan sebuah tim.
Meski demikian, Ramos membantah dengan sengaja melakukan pelanggaran kepada Kasper Dolberg beberapa saat jelang laga usai agar mendapat kartu kuning.
"Di pertandingan seperti ini selalu ada banyak tensi tinggi dan Anda harus mengambil keputusan dalam hitungan detik. Hal terpenting adalah hasil akhir, hal terburuknya saya absen di leg kedua," ujar Ramos, dikutip dari Sky Sports.
"Saya ingin memperjelas, bahwa kartu kuning ini menyakitkan untuk saya. Bukan dengan sengaja saya ingin mendapat kartu kuning. Saya akan mendukung tim dari tribun seperti fan Madrid lainnya yang berharap kami lolos ke perempatfinal," katanya.
Ramos terancam sanski dua pertandingan jika ditemukan fakta bahwa memang benar pemain asal Spanyol itu sengaja ingin mendapatkan kartu kuning.
