KPSN: Usut Tuntas Pengaturan Skor

GaraBOLA Berita Sepak Bola Terkini KPSN: Usut Tuntas Pengaturan Skor

INILAHCOM, Jakarta - Progres pemberantasan praktik pengaturan skor di sepak bola Indonesia, yang diperkirakan melibatkan pengurus PSSI dan pihak-pihak tertentu, terus menemukan titik terang.

Sejak dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri pada 21 Desember 2018, satu persatu kasus pengaturan skor terungkap. Sejauh ini Satgas sudah menetapkan 15 orang sebagai tersangka pengaturan skor.

Termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, JD, Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI, JLE, dan anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, DW alias MP.

Selain itu Sekretaris Jenderal PSSI, RTD, juga telah diperiksa Satgas Antimafia Bola, sedangkan Wakil Ketua Umum PSSI, IB, perkaranya sudah naik ke tahap penyidikan.

Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) yang menggandeng Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) dalam pemberantasan match fixing akan terus mendorong dan mengawal pemberantasan praktik kotor ini.

"Kami mengapresiasi langkah progresif Satgas. KPSN juga akan terus mendorong dan mengawal pemberantasan match fixing selaras dengan Nawacita Presiden Joko Widodo dalam pemberantasan korupsi," kata ketua umum KPSN, Suhendra Hadi Kuntono.

"Kami baru bertemu Ketua Satgas Antimafia Bola Bapak Brigjen Hendro Pandowo. Beliau tetap berkomitmen untuk terus melaksanakan pemberantasan match fixing sampai PSSI benar-benar bersih dari praktik tak terpuji itu, demi memajukan prestasi sepak bola nasional sehingga mampu bersaing di kancah internasional," lanjutnya.

"Siapa pun yang diduga terlibat akan dilibas, sesuai prinsip equality before the law (kesetaraan di muka hukum) yang dianut sistem hukum Indonesia. Satgas tak akan berhenti hanya di JD," tegasnya.

"Pendek kata, negara ini jangan sampai kalah melawan mafia. Selama skandal match fixing masih terjadi, selama itu pula Satgas Antimafia Bola tetap bekerja. Penetapan JD sebagai tersangka yang berujung pada rencana Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI tidak akan menghentikan langkah Satgas Antimafia Bola dalam memberantas match fixing. Demikian, terima kasih. Salam Prestasi Sepak Bola!" pungkasnya.

KPSN: Usut Tuntas Pengaturan Skor